Wisata

Bondowoso merupakan salah satu kabupaten di provinsi Jawa Timur yang memiliki banyak situs pra sejarah. Salah satunya situs watu keneung atau batu kenong yang ada di desa Gunungsari kecamatan Maesan.

Batu kenong adalah batu yang menyerupai alat musik tradisional (Gamelan). Konon alat musik tersebut digunakan sebagai persembahan untuk arwah leluhur. Hingga saat ini masih terdapat orang yang menggunakan batu kenong sebagai tempat untuk meditasi. Masyarakat sekitar meyakini bahwa pada malam tertentu seperti malam Jumat Legi, batu tersebut mengeluarkan suara seperti alunan gamelan. Namun hanya orang dengan kemampuan lebih yang mampu mendengarnya.

Sejak tahun 2010 pemerintah Indonesia menetapkan batu Kenong sebagai cagar budaya. Yang artinya bahwa cagar budaya tersebut dilindungi dan tidak boleh dirusak.

Batu kenong terletak di dusun Kodadak yang merupakan dusun paling ujung barat di Desa Gunungsari. Waktu yang dibutuhkan untuk mencapai situs batu kenong ± 20 menit dari balai desa Gunung Sari. Akses untuk menuju ke situs batu kenong bisa dibilang tidak mudah. Karena jalannya masih berupa tanah berbatu terjal dan curam sehingga hanya kendaraan tertentu yang dapat melewati jalan tersebut. Selain itu jalan tersebut akan sangat licin ketika musim hujan. Situs batu kenung sendiri tidak hanya terdapat pada satu titik saja melainkan terdapat pada beberapa titik di Dusun Kodadak namun .

Meskipun akses menuju situs tersebut dibilang tidak mudah namun Anda akan disuguhkan oleh pemandangan pegunungan yang indah dan juga terdapat hutan sengon yang dapat menjadi spot foto instagramable sehingga lelah anda terbayar oleh keindahan pemandangan alam sekitar semoga peninggalan sejarah batu kenong di Desa Gunungsari dapat terjaga dan terhindar dari tangantangan tak bertanggung jawab sehingga para generasi penerus bangsa selanjutnya tetap dapat mengetahui dan melestarikan peninggalan sejarah yang ada di Indonesia.