Pertanian

Desa Gunungsari memiliki kawasan strategis yang berpotensi untuk menjadi kawasan pertanian dan perkebunan. Salah satu kawasan pertanian yang sedang berkembang di Desa Gunungsari saat ini adalah tembakau. Sebagian besar sawah yang berada di Desa Gunungsari ini ditanami tembakau. Tanaman di sawah gunungsari berganti setiap empat bulan sekali. Selain ditanami tembakau biasanya juga ditanam padi, cabai, jagung. Udara yang dingin di Desa Gunungsari menjadikan banyak tanaman yang cocok untuk ditanam di desa ini.

Selain pertanian, Desa Gunungsari memiliki perkebunan sengon dan kopi. Perkebunan sengon dan kopi terletak di Dusun Kodadak yakni dusun paling ujung barat yang ada di Desa Gunungsari. Perkebunan kopi tersebut menjadi sumber mata pencaharian utama bagi sebagian besar masyarakat yang tinggal di Dusun Kodadak. Jenis kopi yang dihasilkan dari perkebunan tersebut yakni kopi robusta, arabika, dan luwak. Kopi luwak yang dihasilkan berbeda dengan kopi luwak pada umumnya sebab kopi luwak tersebut berasal dari luwak liar yang terdapat di hutan.

Karena sebagian besar alam Desa Gunugsari merupakan sawah dan pegunungan, maka ketika melewati sepanjang jalan di Desa Gunungsari kita akan disuguhkan dengan pemandangan yang banyak dipenuhi oleh sawahsawah yang sebagian besar ditanami tembakau dan makin ke ujung barat yakni ke arah kaki gunug kita akan menjumpai perkebunan sengon dan kopi yang juga memiliki spot bagus untuk mengabadikan gambar terutama untuk kaum mudamudi yang menyukai dunia fotografi. Hal lain yang tidak kalah penting selain potensi desa berupa sawah dan kebun, Desa Gunungsari memiliki alam yang banyak ditumbuhi pepohonan sehingga udara terasa masih segar dan sejuk selain itu dari Dusun Kodadak kita juga dapat pegunugan yang sangat luas.